Jumat, 16 Mei 2014

Visit Kalsel : Pulau Samber Gelap

Pulau samber gelap adalah salah satu pulau kecil yg berada dikabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Pulau cantik dengan pasir pantai yg putih dan air laut yg berwarna biru kehijau hijauan. Pulau ini juga terkenal sebagai habitat penyu hijau dan penyu sisik. Pulau yg pertama kali saya ketahui dari sebuah majalah kantor yg membuat saya penasaran dan melanjutkan pencarian di mbah googel seperti biasanya *penyakit kepo* tapi hasil yg saya dapatkan sangat sedikit, mungkin karena letaknya yg cukup jauh. Menurut beberapa blog yg saya baca biaya speed boat kesamber gelap cukup mahal, jadi untuk menghemat biaya sebaiknya kita mengajak beberapa teman agar bisa sharing biaya transportasi. Karena penasaran dengan keindahan pulau samber gelap, saya dan teman saya Miur memutuskan untuk melihat langsung pulau tersebut, karena tidak ada tanggal merah, maka saya putuskan (nekat) untuk berangkat sore hari setelah pulang kerja dihari sabtu supaya tidak perlu ijin/ cuti.

Dari Batulicin menggunakan kapal ferry, untuk penyeberangan Batulicin – Tanjung Serdang hanya memakan waktu kurang lebih 30 menit, dari Tanjung Serdang menuju pelabuhan panjang kotabaru kami menggunakan motor dengan jarak tempuh +/- 40 km. Dari pelabuhan panjang kotabaru menuju Pulau Samber Gelap menggunakan speed boat dengan lama perjalanan kurang lebih 2 jam dengan gelombang yg cukup ekstrim. Setelah hampir dua jam kami terombang ambing dilautan tsaaah *judul lagu :))) akhirnya pulau samber gelap pun terlihat. Semakin dekat kami dengan pulau samber gelap semakin jernih air laut disekeliling kami, Ternyata pulau samber gelap memang benar benar cantik, aaaaaakkkk... ada pulau secantik ini dikalimantan selatan... 


Pulau Samber Gelap
Pulau Sawa didekat Pulau Samber Gelap
Speed boat yg membawa kami kepulau cantik ini
Sampai di pulau samber gelap, speed boat kami langsung menuju ke pulau yg ada mercusuar nya pulau sawa namanya, karena menurut Miur info dari orang yg pernah kesana mereka menginap di pulau  yg ada mercusuar tersebut. Untuk menginap dipulau sawa kita dapat meminta ijin kepada pak Mansyur beliau adalah petugas dari Dinas Perhubungan untuk menjaga mercusuar di pulau tersebut. Pak Mansyur adalah orang yg sangat ramah, beliau memperbolehkan kami untuk menginap dirumah dinas yg kebetulan penghuni nya sedang cuti. Sebenarnya bukan hanya pak Mansyur yg bertugas dipulau tersebut, masih ada dua orang lagi tapi pada saat kami kesana dua orang petugas lainnya sedang cuti, jadi tinggallah pak Mansyur sendiri dipulau ini.

Pak Mansyur mengajak kami untuk makan malam bersama, dengan perasaan sungkan dan malu malu tapi mau hahaha... akhirnya kami menerima ajakan beliau karena kami hanya membawa roti dan cemilan untuk mengganjal perut :(((
Kami makan malam bersama didepan rumah pak Mansyur yg menghadap ke laut ditemani dengan suara ombak dan angin yg spoi spoi *ihiiiiir.... makan malam kami terasa sangat nikmat. Menu makan malam kami adalah ikan goreng dan cumi masak hitam alias cumi hirang hahaha markikan..... 

Rumah tempat kami menginap

Selesai makan malam kami meminta pak Mansyur untuk menemani kami melihat penyu bertelur dipulau samber gelap yg jarak nya tidak jauh dari pulau tempat kami menginap. Sekitar jam 11 malam kami menyeberang dengan menggunakan perahu kecil yg penumpangnya ada 9 orang *kelebihan muatan hahaa... 
Jika air laut sedang surut, dari pulau sawa kita bisa berjalan kaki untuk menyeberang kepulau samber gelap. Dipulau samber gelap ini terdapat sebuah resort yg baru saja selesai dibangun, tapi kita tidak bisa menginap diresort tersebut karena bukan untuk dikomersilkan alias resort pribadi.

ini dia perahunya...



Malam itu kami beruntung karena dapat bertemu dengan penyu yg sedang bertelur, walaupun tidak menyaksikan langsung bagaimana penyu itu bertelur tapi tidak masalah yg penting bisa foto narsis bareng penyu hahaha *si penyu jadi artis... Kami terlalu bersemangat mencari penyu penyu yg bertelur, sampai tidak terasa kalau kami sudah berjalan terlalu jauh mengelilingi pulau samber gelap. Karena kelelahan dan sudah terlalu larut malam, kami pun kembali kepulau sawa pulau tempat kami menginap untuk beristirahat.





Agenda kami pagi ini adalah melihat pulau samber gelap dari mercusuar dengan ketinggian 20 meter, mencari telur penyu dan snorkeling pastinya. Untuk snorkeling kita harus membawa peralatan snorkel sendiri dan jangan lupa bawa sunblock yaa…
Jam 6 pagi kami sarapan dan menunya adalah roti, susu, jus apel dan kopi *selamat makan... 
Selesai sarapan pak Mansyur mengajak kami untuk naik ke mercusuar, dari atas mercusuar kita bisa menghirup udara segar sambil menikmati keindahan pulau samber gelap yg begitu cantik dan memikat hati *aiiiih....

Speed sudah siap menjemput kami untuk berpetualang mencari telur penyu. Kami menemukan banyak telur penyu, dalam satu lubang yg dibuat penyu saat bertelur/ satu kali bertelur jumlah telurnya mencapai 144bj woooow... subhanallah ya... 
Telur telur penyu ini akan disimpan dan ditetaskan, setelah ditetaskan mereka akan dikembaikan lagi kehabit alaminya, setelah dewasa mereka akan kembali lagi kedaratan dan bertelur kembali, begitu seterusnya. 

Setelah selesai berkeliling pulau samber gelap untuk mencari telur telur penyu kami kembali kepulau tempat kami menginap untuk snorkeling disekitar pulau tersebut, diperjalanan kami disapa oleh para nelayan mereka menawarkan ikan besar kepada kami, dengan senang hati kami menerima ikan tersebut, selain ikan mereka juga memberi kami kepiting dan kerang yg sangat banyak waah... baik sekali mereka ini.... bukan cuma itu, mereka juga mengajak kami untuk makan bersama diatas kapal milik mereka, segera mereka mengambilkan nasi, ikan dan udang yg telah mereka masak woow... *speechless*

Mercusuar Pulau Samber Gelap
Naiknya lewat tangga ini...
Pemandangan sekitar pulau samber gelap dari mercusuar
Siap siap untuk berburu telur penyu u'u
Begini cara menditeksi telur telur penyu
Nah.. ini Amir paman speed boat

Hari sudah semakin siang, itu tandanya kami harus bersiap untuk kembali kerumah masing masing. Sedih rasanya meninggalkan pulau cantik ini dengan semua orang baik yg ada dipulau ini. Perjalanan saya kali ini sangat berkesan dan menyenangkan karena dipulau ini saya dapat bertemu dan mengenal orang orang seperti pak Mansyur, Wawan, Median dan semua orang baik dipulau ini yg namanya tidak bisa saya ingat satu persatu.
Terimakasih pulau samber gelap, Kami akan kembali lagi dengan membawa bumbu ikan bakar dan menagih janji beberapa orang dipulau ini yg mengajak kami untuk pesta ikan bakar *aseeeekkk.....


*Rincian biaya yg saya keluarkan
- BBM dari Batulicin - Pelabuhan Panjang Kotabaru Rp. 26.000 (4 liter) PP *dihitung dari  pelabuhan ferry Batulicin*
- Tiket penyebrangan Ferry Batulicin - Tanjung Serdang Rp. 50.000/ motor PP
- Roti, cemilan dan minuman untuk diperjalanan dan disamber gelap selama satu hari
Rp. 220.000
- Sewa speed boat dari Pelabuhan Panjang Kotabaru - Samber Gelap selama 1 hari
Rp. 1.500.000 PP dibagi 4 orang, jadi Rp.375.000/ orang
Total biaya = Rp. 671.000.

*Sedikit tips dan info dari saya
Disini istrik hanya menyala pada malam hari, jadi kalau malam baterai handphone dan kamera kamu dicharge penuh dulu.
Pada malam hari bintang dan milky way disini kereen banget, jadi kalau kamu punya kamera canggih harus dibawa kalo perlu bawa tripod.
-  Semua orang dipulau ini sangat baik dan ramah, jadi pandai pandailah untuk berbaur.
- Bawa makanan dan minuman karena disini tidak ada warung.
- Bawa senter karena akan sangat berguna pada malam hari saat menyeberang dari pulau sawa kepulau samber gelap untuk melihat penyu bertelur. 

*dan satu pesan saya
- Jangan buang sampah sembarangan supaya anak, cucu dan cicit kita masih bisa merasakan keindahan pulau samber gelap...

Kamis, 13 Maret 2014

Tentang Dia



Dia yg selama ini mengisi hati saya. 
Dia yg sangat manis, dia yg sangat romantis, dia yg sangat lucu, dia yg sangat baik dan dia yg begitu sempurna bagi saya. apa yg mereka lihat dan apapun yg mereka katakan tentang dia, bagi saya dia tetap sempurna.
Seberapa sering saya menyakiti hatinya, tak perduli siapa yg melakukan kesalahan dia selalu lebih dulu meminta maaf kepada saya. 
Begitu manisnya dia dimata saya, sebanyak apa pun saya mencari orang lain, saya yakin tidak akan menemukan seseorang yg semanis dia. Sebanyak apa dan sesering apapun saya memuji dia, tidak akan pernah seimbang dengan dia yg begitu manis dan sempurna dimata saya.

Rabu, 12 Juni 2013

Have Fun di Pantai Angsana





Berawal dari cerita seorang teman tentang keindahan Pantai Angsana dengan biota lautnya yg cantik^^ membuat saya penasaran dengan Pantai tersebut, awalnya saya kurang yakin dengan cerita teman saya heee maaf yaa teman piiiis.... bukan karena tidak percaya dengan teman saya tapi setau saya sepanjang laut Tanah Bumbu ini sudah menjadi jalan tongkang batubara dan ada beberapa jetty disini *sotau* rasa penasaran saya semakin bertambah setelah mbah google menunjukkan kepada saya tentang keindahan alam bawah laut Pantai Angsana^^ huaaaaaaa.... ternyata dikota saya juga ada pantai yg cantik... bangga, terharu dan semakin penasaran dengan sosok Pantai Angsana yg sebenarnya. Okeeeh saya pun memutuskan untuk kesana dan mulailah untuk mencari tau nomer telpon yg bisa dihubungi dipantai tersebut, tidak sulit ternyata untuk mendapatkan nomer telpon yeyeye... saya langsung menghubungi si pemilik nomer telpon untuk menanyakan biaya, konsumsi dll.
info pun sudah didapat dan selanjutnya adalah menghubungi teman teman kantor, kuliah dan siapa saja yg mau ikut... hihihi *terlalu bersemangat* dan ternyata bukan hanya saya yg bersemangat tapi teman teman saya juga, sampai ada yg buat spanduk lo^^ yeyeyeeee... Pantai Angsana kami dataaaaang.....

Minggu 9 Juni 2013, kami berangkat ke Pantai Angsana. Teman teman saya berangkat dari batulicin dan saya dijemput dipagatan, sambil menunggu teman, saya minum susu dulu yaa *halaah gak penting* setelah hampir satu jam saya menunggu akhirnya mereka datang juga. Berangkat dari pagatan jam 06.30 pagi perjalanan dari Pagatan keangsana +/- 1 jam. Sebelum kepantai kami sarapan dulu diwarung lontong dan nasi kuning yg tidak jauh dari Pantai Angsana, diwarung itu sudah ada teman teman kuliah saya yg juga ingin kepantai Angsana, mereka berangkat dari banjarmasin. Untuk perjalanan dari Banjarmasin keangsana +/- 4 jam, karena memakan waktu yg lumayan lama, maka mereka memutuskan untuk menginap semalam disungai danau. Setelah selesai sarapan kami langsung melanjutkan perjalanan dan tak lama kemudian kami melihat gerbang selamat datang :))) yeess.... sebentar lagi kami sampai, dari depan gerbang tersebut tinggal +/- 7 km lagi untuk sampai kepantai, melewati perkebunan sawit dengan kondisi jalan yg 90% rusak parah. entah memang jalannya selalu seperti itu atau karena habis hujan, yg pasti waktu kami kesana jalannya paraaaaah. Setelah +/- 7 km melewati jalan yg cetaaar, akhirnya kami menginjakkan kaki di Pantai Angsana dan foto foto pun dimulai :))))

Bersama ubur ubur komuniti dan spanduk buatan sugeng :D
Ada jembatan di Pantai Angsana
si manis jembatan Angsana *eaaa

Pantai Angsana cukup ramai dikunjungi, mungkin sudah banyak yg tau tentang keindahan pantai ini. Selain snorkeling dipantai ini kita juga bisa bermain ATV atau wisata air seperti banana boat dan jet ski.
Cukup dengan membayar Rp. 25.000 kita sudah bisa bermain banana boat dan harus merelakan Rp. 250.000 untuk bermain jet ski *mahaaaal -____-"
Okeeeh... saatnya kami bersnorkeling ria karena tujuan utama kami kepantai ini adalah untuk snorkeling^^ dipantai ini ada beberapa lokasi untuk snorkeling antara lain adalah spot batu anjir dan karang kima (kata si paman juragan kapal) naah... sekarang kami menuju batu anjir yg lokasinya berada +/- 30 menit ketengah lautan. Maka kita harus menyewa kapal milik nelayan setempat dengan membayar Rp. 350.000 untuk muatan 8 - 10 orang. Karena kami ada 13 orang jadi kami membayar Rp. 400.000 lumayan laah... dari pada harus bayar 2 kapal. Peralatan snorkeling juga sudah disediakan disini, jadi tidak perlu repot repot untuk membeli atau membawa peralatan sendiri. Untuk menyewa satu paket peralatan snorkeling kita cukup membayar Rp. 30.000/ hari, tapi kami hanya membayar Rp. 25.000 untuk satu paket peralatan snorkeling yaaaah.... intinya harus pintar pintar bernegosiasi disini.

Sebelum berangkat foto keluarga dulu yaa...



Berangkat kita...

mereka adalah anggota komunitas ubur ubur ahaha


Karena gelombang kecil, matahari masih belum terlalu terik dan kami selalu berfoto narsis dikapal, maka perjalanan 30 menit tidak terasa yuhuuu... kami sampai dispot batu anjir. Pasang peralatan lengkap dan siap siap menikmati keindahan alam bawah laut angsana^^ happy snorkeling yaa teman teman....

Happy snorkeling...

Nuril piiiiisss.....
Reni narsis dengan topi pantainya
Ratna, Abdi dan Nuril
Ndy siap siap untuk terjun bebas aciaaaat
Rudi gaya kodok ahahaha

Angsana i love you...... alam bawah laut kamu benar benar indah^^ ada berbagai jenis trumbu karang disini, ikan ikan yg cantik dan bintang laut yg berwarna warni. diitambah dengan arusnya yg cukup tenang, membuat saya semakin bersemangat snorkeling disini, saking semangatnya saya yg suka foto foto pun lebih memilih snorkeling dari pada berfoto narsis seperti teman teman saya *biarkanlah mereka berfoto, saya absen dulu*
Setelah puas snorkeling dibatu anjir, juragan kepal membawa kami kespot lain yg tidak jauh dari batu anjir namanya karang kima. Dikarang kima ini jenis trumbu karangnya besar besar dan ikannya pun tidak sebanyak dibatu anjir tapi tetap layak untuk dinikmati. Sayang sekali kami tidak mengabadikan keindahan alam bawah laut angsana, karena diantara kami tidak ada yg mempunyai kamera underwater.. huhuhu :(((

*just info* ternyata disini juga disediakan kamera underwater plesss jasa tukang fotonya, kami baru tau setelah selesai snorkeling dan info ini didapat dari sumber yg terpercaya, bapak siapa namanya saya lupa kenalan :)))
Sudah hampir 3 jam kami snorkeling dibatu anjir dan karang kima rasanya melelahkan, lapar, tapi menyenangkan:))) karena spot yg lain tempatnya agak jauh dan ada salah seorang teman saya yg mabok laut maka kami memutuskan untuk kembali kepantai.



Kembali kepantai
Romi yg mulai menggila
ada Rizqon yg lagi mabok


Alhamdulillah kami sampai dipantai dengan selamat. Rizqon yg tadinya mabok sudah kembali tersenyum :) dan kamipun kembali mengatur posisi untuk berpose dipantai. Beginilah jadinya kalau jalan dengan orang orang yg narsis *termasuk saya :))) padahal sekarang sudah jam makan siang tapi kami lebih memilih untuk berfoto dulu dari pada makan *hayaaah... urusan perut nomor 2 yg penting foto foto...



Nunu, Nuril dan Reni
Randy, Ratna, Bagus, Dedi, Sugeng dan Abdi
Rudi
Sugeng
Romy alias IT
Abdi, Rizqon, Dedi dan Randy
Naah... ini pi'i adenya Nuril

Sudah hampir 1 jam kami foto foto dan perut ini pun semakin lapar -____-" kami segera kembali kepantai utama angsana untuk makan siang (tempat pertama kami datang). Menu makan siang kami adalah ikan goreng, sayur kates, kerupuk dan semangka *nyam nyam.....
Makan siang selesai kami lanjut bermain banana boat huaaaaaaaaaaa.... benar benar liburan singkat yg menyenangkaaaaan:)))))))
Tidak terasa hari sudah semakin sore, itu artinya kami harus mengakhiri liburan ini, tapi sebelum pulang kami mandi dulu biar gak gatel gatel.
Setelah selesai mandi, kami segera berkemas dan pulang dengan badan lelah, kulit gosong tapi hati senang, bahagia dan puasss...

All photo by Romy, Pi'i dan Randy



Jumat, 07 Juni 2013

Derawan Amazing Island

Pulau Derawan berada disebelah timur Kalimantan. Tepatnya di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Pulau ini merupakan salah satu pulau yang memiliki gugusan terumbu karang yang sangat indah dan sehat. Naaaah... dari pulau inilah kita bisa melanjutkan perjalanan ke pulau lain yang tak kalah cantik, seperti pulau Kakaban, Sanglaki dan Maratua yg mempunyai daya tarik dan keunikan masing masing.

Jarak tempuh untuk mencapai Pulau Derawan cukup jauh dan lama, inilah yang membuat perjalanan ke pulau ini cukup mahal (bagi saya). Tapi kalian bisa mensiasatinya dengan datang berombongan agar bisa sharing biaya hotel dan speedboat, atau seperti saya yg memilih untuk menggunakan jasa Trip Organizer/ Paket tur.

November 2012 lalu, saya berlibur ke pulau ini. Berangkat dari bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, menuju ke Tarakan, Kalimantan Timur. Sebelum ke Tarakan pesawat transit dulu di bandara Spinggan Balik Papan, Hmmmm... disini yg paling gak enak -____-" sendirian dibandara, menunggu pesawat keberangkatan Tarakan dari jam 1 siang sampai jam 8 malam, zzzz.....!!! entah berapa banyak makanan yg saya habiskan waktu itu. Untuk harga tiket pesawat ke Tarakan sekitar Rp 800 ribuan jadi untuk PP sekitar Rp 1.6 juta, tergantung keberuntungan masing masing dan keuletan untuk berburu tiket pesawat murah :))) 
Setelah perjalanan entah panjang atau pendek tapi yg pasti membosankan, akhirnya sampai juga dijam 9 malam, saya langsung mencari taxi dan penginapan yg jaraknya tidak jauh dari bandara, untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan besok pagi.

Hari pertama: Jam 8 pagi saya dijemput dipenginapan menuju pelabuhan untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Derawan ye ye ye........... :)))))
Dari bandara ke pelabuhan Tarakan +/- 15 menit dan dari pelabuhan Tarakan menuju ke Derawan +/- 4 jam menggunakan speedboat. Ada dua alternatif untuk menuju ke Pulau ini, dari Tarakan dan Berau.
Untuk perjalanan dari Berau saya sendiri kurang tau pastinya, karena waktu itu saya berangkat dari Tarakan. tapi dari info yg saya dapat (untuk via Berau) Berau menuju ketanjung batu/ lokasi penyeberangan ke Pulau Derawan dengan menggunakan mobil travel +/- 3 jam dengan kondisi jalan yg berkelak kelok dan terdapat beberapa titik jalan yg rusak. dari tanjung batu perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan speedboat +/- 30 menit. 
Setelah +/- 4 jam dilaut dengan gelombang yg membuat saya ueeek...*mabok* dan akhirnyaaaaa....sampai juga Wuiiiiiiiih langitnya, lautnya, aakkkkkkkk... terbayar sudah :)))))

Laut tenang disekitar penginapan saya (Derawan Fisheries)




Hari kedua: Agendanya adalah ke Pulau Maratua, Kakaban, dan Sangalaki. Selesai sarapan kami langsung menuju kepulau maratua, hari ini kami disambut dengan langit mendung dan hujan romantis, tapi walaupun hujan bermain air tetap full *buat yg lain tapi :P:P dipulau ini saya lebih banyak berfoto narsis dari pada snorkeling, karena banyak sekali karang yg tajam disini, arusnya pun lumayan deras dan jujur saya tidak bisa berenang hahahaa... *pengakuan yg menyedihkan :(((
Welcome to Maratua Paradise 





Tiger Fish salah satu spesies yg ada dipulau Maratua
Selanjutnya adalah perjalanan menuju Pulau Kakaban dan lagi lagi kami disambut dengan awan mendung:(( di Pulau kakaban ini terdapat danau air payau yg dihuni oleh si jellyfish atau lebih dikenal dengan nama ubur ubur. Ubur ubur dipulau ini adalah ubur ubur tanpa sengat,  jadi kita bisa bermain dengan ubur ubur tanpa takut tersengat atau keracunan, ada banyak sekali ubur ubur disini tapi kenapa saya jarang sekali melihat kamu ubur ubur???  mungkin karena waktu itu saya membunuh satu ubur ubur disini -______-" gak sengaja tapi..piiis ubur ubur piiis...
Setelah puas bermain dengan ubur ubur saatnya makan siang, sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Sangalaki :))) lapeeeeer

Pulau Kakaban
jellyfish danau payau Pulau Kakaban
Saatnya beranjak ke Pulau Sangalaki, Pulau ini memiliki penangkaran anak anak penyu, setelah ditetaskan mereka akan dikembaikan lagi kehabit alaminya, setelah dewasa mereka akan kembali lagi kedaratan dan bertelur kembali, begitu seterusnya. Pulau Sangaki juga terkenal dengan manta spotnya, konon katanya siapa yg melihat ikan pari ini beruntung, yeeeaah.... berarti saya beruntung dunk...^^ karena saya melihat ikan ini diperjalanan menuju sangalaki :)))
Dipulau ini arusnya jauh lebih tenang dari Pulau Maratua jadi saya tidak takut untuk bersnorkeling disini, yuhuu.. mari mengamati alam bawah laut yg indah ^^

Penangkaran penyu hijau di Pulau Sangalaki

Biota bawah laut Pulau Sangalaki


Hari Keriga: Dimulai dengan snorkeling dan mengamati penyu disekitar tempat saya menginap derawan fisheries, disini saya tidak ikut snorkeling, karna waktu itu otak saya diracuni oleh seseorang dengan pikiran pikirannya yg membuat saya mengurungkan niat untuk snorkeling disini.. haha:)) setelah puas bermain bersama penyu penyu, perjalanan kami lanjutkan ke Pulau Gusung yg benar benar membuat kulit kita menjadi gosong, ditambah lagi hari ini cukup terik dan sunblock yg saya beli kualitasnya sangat sangat dibawah standar, tapi inilah yg dinamakan berlibur kepantai yg sebenarnya... okeeeeeh mari berfoto ria dan siap siap gosong hari ini...

Pulau Gusung


Setelah hampir 2 jam disana, kami rasa cukup, saatnya makan siang dan kembali kepenginapan untuk mandi dan istirahat. Malam terakhir dipulau ini saya habiskan dengan berkeliling dan duduk santai sambil melihat jutaan bintang di kawasan Derawan Dive Resort *halaah*
Tiga hari disini benar benar berkesan dan membuat saya jatuh cinta kepada laut :)))
Terimakasih Budi yg sudah mengajak saya kepulau ini, jasa mu tidak akan pernah saya lupakan, cieeeee...elaaah hahahaha

Hari Terakhir: Kembali ketarakan dan hunting souvenir ala tarakan, tapi saya tidak menemukan sesuatu yg berbau khas tarakan disini, semua yg dijual sama seperti dimini market kebanyakan dikota saya, jadi saya hanya membeli cumi kering dan ikan asin untuk oleh oleh dirumah. setelah puas berburu souvenir kami makan siang disalah satu rumah makan ditarakan, kemudian menuju hutan mangrove untuk mengamati dan berfoto bersama monyet berhidung mancung alias bekantan, tidak begitu banyak bekantan yg saya temui disini, mungkin mereka sedang tidur siang :D:D

Hutan Mangrove ditarakan

Setelah hampir seharian kami ditarakan, berburu souvenir dan keliling hutan mangrove, saatnya travel menjemput kami untuk kebandara dan pulang menuju kota masing masing... *dadah teman teman terimakasih untuk kebersamaannya selama 4 hari ini, sampai ketemu lagi yaaa...*
yeaaaah... begitulah perjalanan saya dipulau derawan,  pulau indah dengan alam bawah laut yang mempesona. Menyenangkan sekali bukan berlibur kepulau ini... Ayooo kederawan... ^^